KuliahTeori Politik

Materi Kuliah Teori Politik

Teori politik tidak boleh berhenti pada tema-tema klasik semata. Meski pemikiran Plato, Aristoteles, Machiavelli, hingga Hobbes tetap menjadi fondasi penting dalam tradisi keilmuan politik, realitas dunia hari ini menuntut pembacaan yang lebih kritis, kontekstual, dan responsif terhadap perubahan zaman. Politik kini tidak hanya berbicara tentang negara dan kekuasaan, tetapi juga tentang algoritma, identitas, emosi, lingkungan, dan informasi.

Tulisan ini menyajikan 15 teori politik kontemporer yang saat ini banyak digunakan dalam kajian ilmu politik di tingkat global. Setiap teori dijelaskan secara ringkas, dilengkapi dengan contoh objek riset yang relevan dengan konteks Indonesia, serta dikategorikan berdasarkan tiga domain utama keilmuan politik: filsafat politik, sosiologi politik, dan kelembagaan politik.

Tujuan penyusunan daftar ini adalah untuk membuka cakrawala mahasiswa terhadap ragam pendekatan baru dalam memahami dan menganalisis fenomena politik. Dengan mengenali teori-teori ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan riset yang lebih tajam, tematik, dan kontributif terhadap persoalan politik yang sedang berkembang, baik secara lokal maupun global.

Silakan gunakan daftar ini sebagai peta awal eksplorasi intelektual. Semoga membantu memperkaya pembelajaran dan mendorong lahirnya riset-riset politik yang lebih progresif dan membumi.

NoNama Teori/PendekatanTokoh KunciKarya Utama & TahunKonsep Kunci
1Teori Politik Klasik : Pengantar PerkuliahanPlato, Aristotle, Cicero, Machiavelli, Hobbes, Locke, Rousseau, Al-Farabi, Ibn Sina, Ibn Khaldun, Hegel, Marx, Gramsci, Habermas, Rawls, dllRepublic, Politics, Leviathan, The Social Contract, dll.Negara, kekuasaan, hukum, keadilan, kedaulatan, kontrak sosial, hegemoni, ruang publik
2Post-DemocracyColin CrouchPost-Democracy (2004)Depolitisasi, oligarki terselubung, demokrasi prosedural
3Neoliberal GovernmentalityMichel Foucault, Wendy BrownThe Birth of Biopolitics (1979), Undoing the Demos (2015)Pemerintahan diri, pasar sebagai moralitas, biopolitik
4Decolonial TheoryAníbal Quijano, Walter Mignolo, Nelson Maldonado-TorresColoniality of Power (2000), Local Histories/Global Designs (2000)Kolonialitas, geopolitik pengetahuan, epistemicide
5Agonistic PluralismChantal Mouffe, Ernesto LaclauThe Democratic Paradox (2000), Hegemony and Socialist Strategy (1985)Permusuhan sah, pluralisme konflik, anti-konsensus
6Affective PoliticsLauren Berlant, Sara AhmedCruel Optimism (2011), The Cultural Politics of Emotion (2004)Afek, emosi politik, pengalaman embodied
7Politics of RecognitionCharles Taylor, Nancy FraserMulticulturalism (1994), Recognition or Redistribution? (2003)Pengakuan, identitas budaya, redistribusi
8Digital Sovereignty & Algorithmic GovernanceShoshana Zuboff, Benjamin BrattonThe Age of Surveillance Capitalism (2019), The Stack (2016)Algoritma, datafication, kedaulatan digital
9Posthuman PoliticsRosi Braidotti, Donna HarawayThe Posthuman (2013), Staying with the Trouble (2016)Subjek posthuman, relasi manusia-mesin, zoé & bios
10Critical Race TheoryKimberlé Crenshaw, Derrick BellCritical Race Theory (1995), Faces at the Bottom of the Well (1992)Rasisme struktural, hukum sebagai arena politik
11Political TheologyCarl Schmitt, Giorgio Agamben, William CavanaughPolitical Theology (1922), Homo Sacer (1995)Teologi politik, kedaulatan, sekularisme
12Populisme Digital & Alt-Right PoliticsAngela Nagle, William DaviesKill All Normies (2017), Nervous States (2018)Alt-right, politik identitas digital, meme warfare
13Post-Truth Politics & Epistemic CrisisLee McIntyre, Peter PomerantsevPost-Truth (2018), This Is Not Propaganda (2019)Kebenaran sebagai konstruksi, infodemi, fakta alternatif
14Infrastructural Power TheoryMichael Mann, Joel MigdalThe Sources of Social Power (1986–2012), State-in-Society (2001)Kapasitas infrastruktur negara, kekuasaan mikro
15Insurgent Citizenship & Everyday PoliticsJames Holston, Asef Bayat, Michel de CerteauInsurgent Citizenship (2008), Street Politics (1998)Warga insurgent, perlawanan sehari-hari, micropolitics
16Evaluasi

Related Articles

Back to top button